Langsung ke konten utama

Respon Endokrin Terhadap Efek Kombinasi Panas dan Olahraga


Image result for jogging 
Ketika seseorang di lingkungan yang panas, mempertahankan volume plasma menjadi hal yang sangat penting dalam homeostasis. Olahraga dalam cuaca panas menyebabkan pengeluaran cairan dalam jumlah besar melalui keringat. Secara bersamaan dibutuhkan pengalihan darah ke kulit agar terjadi pendinginan dan peningkatan aliran darah ke otot-otot yang aktif. 

Untuk mempertahankan curah jantung, aliran balik vena juga harus memadai. Sistem neurosekretorik hipotalamus hipofisis posterior berespons terhadap berbagai kebutuhan cairan yang saling bertentangan ini dengan mengeluarkan vasopresin, menurukan pengeluaran urin untuk menjaga volume plasma.
 Image result for hipotalamus posterior
Studi-studi umunya memperlihatkan bahwa olahraga dalam keadaan panas merangsang pengeluaran vasopresin, yang menyebabkan penurunan pengeluaran cairan melalui urin. Dalam suatu penelitian dilakukan selama suatu gerak jalan 9 km dibawah cuaca panas , curah urin rerata peserta turun menjadi 134 ml (curah urin normal dua kali lipat dari jumlah tersebut) sementara pengeluaran keringat rerata adalah 4 liter.

Referensi : Lauralee Sherwood 2011, Fisiologi Manusia edisi 6 , Jakarta , EGC


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gangguan Siklus Sel dan Mutasi Gen pada Kanker Payudara

Secara global dan nasional, terdapat peningkatan bermakna jumlah kasus kanker payudara. Mekanisme patofi siologi sentral molekuler kanker payudara yaitu gangguan siklus sel dan mutasi gen. Gangguan siklus sel terjadi melalui perubahan mendasar molekul protein, seperti cyclin dependent kinase(CDK) dan pada produk tumor supressor gene, seperti BRCA1 dan BRCA2. Perubahan-perubahan ini disebabkan oleh mutasi gen yang bertanggungjawab mengkode molekul protein Beberapa jenis mutasi BRCA1 dan BRCA2 berpengaruh pada manifestasi klinis dan tingkat keparahan kanker payudara. Mutasi beberapa jenis SNP (single nucleotide polymorphism) pada gen BRCA1 dan BRCA2 meningkatkan peluang mutasi yang meningkatkan risiko kanker payudara. Dokter keluarga perlu memiliki pengetahuan yang cukup mengenai kanker payudara agar dapat memberikan layanan kesehatan yang baik. Fakta bahwa perubahan genetik berisiko rendah terhadap terjadinya kanker payudara menunjukkan perlunya modifi kasi non-genetik sebagai upa...

DEMAM DAN ANTIBIOTIK

  Antimikroba adalah obat pembasmi khususnya yang pathogen.   Antibiotic adalah zat yang dihasilkan oleh suatu mikroba terutama fungi untuk membasmi mikroba jenis lain.   Antimikroba harus bersifat toksisitas selektif yaitu toksik bagi mikroba dan tidak toksik bagi hospes.   Aktivitas antimikroba bakteriostatik ( kadar hambat minimal) dan Bakteriorisit ( Kadar Bunuh minimal). Penggunaan Teraupetik AM di klinik bertujuan untuk membasmi mikroba penyebab infeksi. Gejala demam yang merupakan salah satu gejala sistemik penyakit infeksi yang paling umum, tidak merupakan indicator yang kuat untuk pemberian AM. Pemberian AM berdasarkan adanya demam tidaklah bijaksana, karena : 1.       Pemberian AM yang tidak pada tempatnya dapat merugikan pasien (berupa efek samping) dan masyarakat sekitarnya (berupa masalah resistensi) 2.       Demam dapat disebabkan oleh penyakit infeksi virus, yang cukup tinggi angka kejadia...

PERTAHANAN TUBUH TERHADAP BENDA ASING DAN SEL ABNORMAL (SISTEM IMUN SPESIFIK)

system imun non spesifik tidak dapat membunuh semua pathogen , maka system imun spesifik bekerja menghancurkan pathogen.  APC (Antigen Presenting Cell) ex : sel dendritic mengenali antigen dan memberi sinyal kepada Sel T sitotoksik ( CD8) untuk menghancurkan sel penjamu yang mengandung apapun yang asing, dan karena mengandung antigen yang asing, misalnya sel tubuh yang dimasuki virus, sel kanker yang memiliki protein mutan akibat transformasi maligna, dan sel cangkokan. mekanisme kerja sel Tc Sel Dendritic juga mengirim sinyal ke Sel T Helper (CD4) , Sel T Helper (CD4) mengeluarkan sitokin yang berfungsi untuk meningkatkan aktivitas sel sitotoksik , mengaktifkan makrofag serta untuk proliferasi dan diferensiasi Sel B menjadi Sel Plasma dan sel memori (untuk mengingat antigen yang menginvasi , untuk respon imun sekunder) . Sel Plasma nantinya akan menghasilkan antibody. Ada 5 subkelas Antibodi : ·          IgM berfungsi seb...